Kali ini Mastahtugas akan membagikan tutorial visualisasi data di Nvivo menggunakan metode treemap yang bentuknya kotak-kotak dan masing masing kotak punya warnanya tersendiri. Hasil dari visualisasi treemap ini nantinya akan disipkan dalam BAB IV skripsi, tesis, maupun disertasi terutama yang menggunakan jenis penelitian kualitatif.
Table of Contents
ToggleA. Tujuan Visualisasi
Visualisasi Treemap digunakan untuk mengetahui:
- Tema yang paling sering muncul pada hasil wawancara.
- Hubungan antar subtema.
- Besarnya proporsi setiap tema dibandingkan tema lainnya.
- Gambaran umum hasil analisis kualitatif.
Pada contoh ini terlihat beberapa tema utama seperti:
- Budaya
- Osing
- Culture
- Kebo-keboan
- Festival
- Brand
- Banyuwangi
- Masyarakat
- Promosi
- Pemerintah
Semakin besar kotaknya maka semakin banyak referensi yang dikodekan pada tema tersebut.
Baca artikel relevan lainya : Cara dan Contoh Coding Data Menggunakan Aplikasi Nvivo Berdasarkan Transkip Wawancara
B. Langkah-langkah Membuat Visualisasi
Langkah 1
Buka Project NVivo.
Tampilan awal akan memperlihatkan menu seperti:
Home
Import
Create
Explore
Share
Modules
Langkah 2
Pastikan proses coding sudah selesai.
Misalnya telah dibuat beberapa Code seperti:
Budaya
Festival
Promosi
Pemerintah
Manfaat
Hubungan dengan pihak luar
Strategi promosi
Sense of Belonging
Tujuan promosi
Coding
↓
Codes

Langkah 3
Pilih menu
Explore
Langkah 4
Klik
Visualization
atau
Hierarchy Chart
Pada beberapa versi NVivo, Treemap muncul melalui:
Explore
↓
Hierarchy Chart
Langkah 5
Pilih sumber visualisasi.
Misalnya:
By Codes
atau
Coding References
Langkah 6
Pilih seluruh Code yang akan divisualisasikan.
Contoh:
☑ Budaya
☑ Festival
☑ Promosi
☑ Pemerintah
☑ Strategi Promosi
☑ Manfaat
☑ Hubungan
☑ Banyuwangi
☑ Brand
☑ Culture
Langkah 7
Klik OK

Pada layar akan muncul kotak-kotak berwarna.
Masing-masing warna menunjukkan tema berbeda.
Setiap kotak besar terdiri dari beberapa kotak kecil yang merupakan subtema.
C. Cara Membaca Treemap
1. Tema Budaya
Kotak terbesar.
Artinya
Tema budaya paling sering muncul pada hasil wawancara.
Di dalamnya terdapat subtema seperti
Budaya contoh
Budaya lokal
Budaya yang ada
Budaya Osing
Budaya digunakan
2. Tema Osing
Berwarna ungu.
Berisi berbagai coding yang berkaitan dengan budaya Osing.
Semakin besar ukuran kotak menunjukkan semakin banyak kutipan informan yang membahas tema tersebut.
3. Tema Kebo-keboan
Berwarna merah.
Menunjukkan pembahasan mengenai tradisi Kebo-keboan.
Subtema misalnya
- asal usul
- pelaksanaan
- makna tradisi
4. Tema Culture
Berwarna kuning.
Menggambarkan pembahasan mengenai budaya sebagai identitas daerah.
5. Tema Festival
Berwarna hijau.
Menggambarkan pembahasan mengenai festival sebagai media promosi wisata.
6. Tema Brand
Berwarna jingga.
Berisi pembahasan mengenai branding budaya.
7. Tema Banyuwangi
Berwarna biru.
Menggambarkan pembahasan mengenai Kabupaten Banyuwangi sebagai lokasi penelitian.
8. Tema Masyarakat
Berwarna cokelat.
Berisi pendapat masyarakat terhadap kegiatan budaya.
D. Interpretasi Hasil
Berdasarkan visualisasi Treemap, tema Budaya memiliki area paling besar dibandingkan tema lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar informan lebih banyak membahas aspek budaya dalam wawancara. Tema Osing, Culture, dan Kebo-keboan juga memiliki proporsi yang cukup besar sehingga dapat disimpulkan bahwa identitas budaya lokal menjadi fokus utama penelitian. Sementara itu, tema Festival, Brand, dan Banyuwangi menggambarkan bagaimana budaya dimanfaatkan sebagai sarana promosi destinasi wisata. Tema Masyarakat menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata.
E. Cara Menjelaskan di Bab IV Skripsi
Contoh narasi:
Gambar menunjukkan hasil visualisasi menggunakan Hierarchy Chart (Treemap) pada aplikasi NVivo. Tema “Budaya” merupakan tema yang paling dominan muncul dalam hasil wawancara, ditunjukkan oleh ukuran kotak yang paling besar. Selain itu, tema “Osing”, “Culture”, dan “Kebo-keboan” juga memiliki frekuensi kemunculan yang tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa budaya lokal menjadi fokus utama pembahasan informan dalam menjelaskan strategi pengembangan pariwisata. Tema lain seperti “Festival”, “Brand”, “Banyuwangi”, dan “Masyarakat” muncul sebagai tema pendukung yang memperlihatkan hubungan antara pelestarian budaya dengan promosi destinasi wisata.
F. Kelebihan Visualisasi Treemap
- Menampilkan seluruh tema penelitian dalam satu tampilan.
- Memudahkan melihat tema yang paling dominan.
- Memperlihatkan hubungan antara tema dan subtema.
- Membantu peneliti dalam menyusun hasil analisis secara sistematis.
- Memudahkan penyajian hasil penelitian pada Bab IV skripsi atau tesis.
Tutorial ini sesuai dengan tampilan NVivo pada gambar yang Anda kirim, yaitu visualisasi Autocode Themes Results menggunakan Treemap/Hierarchy Chart. Secara visual sih menurut saya treemap ini jauh lebih bagus ya dibandingkan dengan yang visualisasi denga gaya word cloud. Terutama keterbacaan visualisasi datanya yang lebih enak. Ya semua tergantung pada selera masing-masing sih.
Ohya bagi Anda yang ingin olah data yang praktis dan cepat kami juga sediakan listing layanan jasa olah data Nvivo yang bisa dipesan. Silahkan bisa pesan melalui link listing tersebut. Layanan ini cocok dipesan oleh mahasiswa yang sedang sibuk kuliah sambil kerja atau tidak punya kemampuan luar biasa dalam mengolah data kualitatif.