Penggunaan booklet untuk media presentasi di dunia kampus sekarang lagi hype banget. Banyak dosen yang meminta mahasiswanya untuk melakukan konversi tulisan tesis dari BAB PENDAHULUAN sampai dengan BAB PENUTUP ke dalam bentuk booklet.
Saya menangkap tren konversi ini sangat masih di pakai di dunia kampus karena booklet punya sejumlah keunggulan yang membuatnya tampak diminati oleh kalangab akademisi. Adapun keunggulanya menurut perngamatan kami yaitu:
- Booklet punya susunan layout yang lebih ekspresif, rapi, dan keterbacaan yang lebih enak
- Booklet terdapat ilustrasi grafik yang bisa mendukung pemaparan hal abstrak dalam isi tesis menjadi sesuatu yang kongkrit dan mudah untuk dipahami
- Booklet cenderung lebih ringkas dibandingkan dengan tesis
Nah sejumlah keunggulan tersebut membuat booklet belakangan ini sedang hype.
Bagi kalian yang ingin nyusun booklet dengan kualitas yang baik, kalian perlu belajar bagaimana cara konnversi tesis ke booklet dengan memperhatikan kualitas. Coba perhatikan lebih lanjut:
Table of Contents
Toggle1.Siapkan Dulu File Tesis yang Sudah Final
Sebelum konversi booklet dilakukan, kami menuntun Anda untuk cek dulu file tesis Anda. Pastikanlah file booklet sudah dalam keadaan lengkap mulai dari BAB PENDAHULUAN sampai dengan BAB PENUTUP. Jika ada bagian yang masih kurang maka kualitas booklet-nya cenderung menjadi kurang bagus.
2. Siapkan Dulu Aplikasi Desain Booklet-nya
Untuk mendesain booklet dengan layout yang bagus maka diperlukan aplikasi desain yang bagus pula. Untuk sekelas Microsoft Word saja template-template-nya sudah cukup bagus sih untuk bikin booklet yang standar.
Tapi jika Anda menuntut kualitas yang lebih bagus lagi maka menggunakan aplikasi Adobe Design jauh lebih realistis untuk dipilih. Hal ini lantaran Adobe Design punya ratusan template booklet yang bagus banget dan fleksibel untuk dikustomisasi.
Saya juga sering pakai aplikasi ini untuk mendesain berbagai booklet untuk tesis.
3. Siapkan Ringkasan Tesis
Jika tesis Anda saat ini berjumlah 150 halaman maka sebaiknya diringkas Kembali menjadi 60-an halaman. Ambil bagian-bagian yang penting seperti sub bab, sub heading, grafik, bagan alir, tabel, gambar ilustasi, hingga bulet list temuan penelitian.
4. Pastekan ke Template Booklet
Tahap selanjutnya Anda tinggal copy paste kan ringkasan tesis tersebut ke dalam desain template booklet yang sudah tersedia. Jangan langsung copas sebanyak 60 halaman karena akan berantakan tampilanya.
Tapi copas-lah secara bertahap tiap halaman diisi sebanyak 300 kata. Lakukan terus dan berulang sampai ringkasan tesis bab penutup.
Lalu sembari itu, Anda bisa melakukan penempatan ukuran layout dan ukuran teksnya.
5. Sisipkan Gambar Ilustasi Pendukung Lainya
Pada tahap akhir Anda tinggal masukan saja gambar-gambar ilustasi yang membuat booklet jadi punya tampilan yang lebih bagus. Inilah yang membedakan dengan tulisan tesis yang biasanya cenderung lebih datar. Untuk gambar ilustasi kami sarankan harus dengan resolusi yang tinggi agar tampilanya tidak pecah saat nanti Anda print.
Nah itulah tata cara konversi tesis ke dalam bentuk booklet yang bisa dijadikan acuan oleh mahasiswa. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.
Ohya jika Anda punya tugas kuliah membuat booklet tapi tidak punya waktu untuk menyelesaikanya, Anda bisa minta bantuan tim Mastahtugas untuk menyelesaikan tugas tersebut.
Cukup pesan saja layanan kami di halaman listing jasa pembuatan booklet maka tugas booklet yang keteteran bisa cepat diselesaikan oleh tim kami.