
Dosen di kampus—kampus negeri dan kampus swasta mulai strict dan mulai resisten dengan penggunan penyelesaian tugas kuliah dengan menggunakan AI semacam Gemini, Chatgpt, Claude, maupun Grox. Banyak dosen yang kemudian menolak tugas kuliah yang telah dikumpulkan oleh mahasiswa karena kadar generate AI-nya tinggi lebih dari 80 persen.
Kebanyakan kampus di Indonesia meminta agar mahasiswanya ketika menyelesaikan tugas kuliah angka detector AI-nya berada di angka sekitar 20-an persen sedangkan bagian lainya harus murni benar-benar ditulis dari blank nol hasil pemikiran sendiri.
Nah dalam menyediakan pelayanan joki tugas kepada mahasiswa kami di Mastahtugas kemudian melakukan upgrade layanan dengan menggunakan detector pengecekan AI yang lebih akurat dibandingkan alat detector AI yang harga murahan dan fitur terbatas.
Tidak apa-apa kami keluar banyak modal untuk berlangganan premium detector AI yang penting mahasiswa puas dengan layanan yang kami berikan.
Adpun penggunaan AI Detector dalam menyelesaikan tugas client diantaranya yaitu:
1. Turnitin
Kami menggunakan softwere ini untuk melakukan pengecekan deteksi generate AI untuk tugas kuliah paper, skripsi, makalah, hingga tesis. Turnitin kalau saya nilai level akurasi cek akurasi sebuah tulisan akademik dibuat pakai generate AI apa tidak akurasinya menurut kami berada di level grade A.
Jelas sangat akurat sekali. Kami bahkan melakukan A/B tesing sebuah tulisan yang dibuat dari tulisan blank nol sampai 600 kata dengan tulisan sendiri hasil ketik sendiri hasil pemikiran sendiri hasilnya tidak terdeteksi sama sekali.
2. Zerogpt
Selain Turnitin sebagai alat utama yang kami gunakan untuk deteksi generate AI, selanjutnya kami juga gunakan tools Zerogpt untuk mengecekan hasil jawaban tugas kuliah yang dikerjakan oleh tim-tim penulisan tugas kuliah di Mastahtugas. Kami terkejut dengan hasilnya karena Zerogpt akurasi cek AI-nya menurut saya masuk dalam grade B.
Walaupun keketatanya tidak sebagaus Turnitin, namun menurut saya Zerogpt ini sudah cukup baik untuk membedakan mana sebuah tulisan yang hasil generate AI dan mana hasil tulisan pengerjaan tugas kuliah yang benar-benar proses menulis jawaban tugasnya murni dengan otak sendiri dan murni dengan diketik manual sendiri.
3. Quillbot
Kami juga melakukan upgrade layanan joki tugas untuk prosedur quality control pengecekan hasil jawaban tugas pakai AI apa tidak yaitu dengan menggunakan Quillbot sebagai alternative ketiga selain Zerogpt dan Turnitin.
Quillbot ini menurut saya punya kelebihan ada pada proses pengecekan hasil generate AI sebuah tulisan tugasnya yang terbilang mudah dan cepat. Tulisan yang jumlah halamanya Panjang sampai puluhan lembar pun bisa support dengan mudah untuk dicek di platform ini.
Hal inilah yang membuat tim Mastahtugas suka menggunakan Quillbot untuk upgrade layanan kami agar bisa memuaskan konsumen.
Nah itulah beberapa upgrade teknologi detector pengecekan AI yang kami gunakan belakangan ini yang dimaksudkan agar kami bisa meningkatkan layanan joki tugas kuliah supaya hasil jawabanya benar-benar human friendly. Hal ini karena dosen belakangan mulai resisten dan menolak jawaban tugas kuliah yang dijawab dengan menggunakan generate AI.