New Members: Get your first 7 days of Educo Premium for free! Click here to redem

Home

/

Artikel

Beberapa Hambatan-Hambatan Ketika Menulis Paper Ilmiah

Beberapa Hambatan Ketika Menulis Paper Ilmiah

Di era kehadiran teknologi AI seperti Chatgpt maupun Google Gemini, menulis paper ilmiah bukan perkara mudah walaupun sudah dibantu teknologi AI dalam penulisan paper. Beberapa kampus ternama di Indonesia seperti UGM, UI, ITB, UNDIP, Dll dosen masih resisten dan kerap menolak tugas kuliah paper milik mahasiswa yang diselesaikan menggunakan AI.

 

Jadi kehadiran teknologi AI belum tentu mempermudah penyelesaian tugas kuliah apalagi dosen membekali dirinya dengan beberapa tools pengecekan karya tulis mahasiswa seperti menggunakan Turnitin maupun Zerogpt. Pada artikel ini kami akan uraikan lebih detail terkait hambatan-hambatan ketika menulis paper ilmiah yaitu:

 

Dosen Menolak Paper Ilmiah  yang Dibuat Dengan AI

 

Seperti yang sudah kami singgung diawal dosen kerap menolak tugas yang digarap oleh mahasiswa dengan AI. Adapun rincian penolakanya yaitu:

 

  • Cek Zerogpt harus human like dengan batas maksimal presentase 20 persen
  • Dosen melarang mahasiswa menulis paper dengan bantuan AI mulai dari tools Zerogpt, Gemini, Grok ai, maupun Quilboot.
  • Jika ketahuan sebuah tulisan paper ilmiah dibuat 90 persen menggunakan AI maka mahasiswa akan mendapatkan sanksi berupa mendapatkan nilai E, tugas kuliah ditolak, hingga yang lebih parah bisa diskorse. Jadi jangan coba-coba menulis paper dengan menggunakan AI.

 

Artikel relevan lainya:  Contoh Paper Penelitian Pengertian dan Struktur Penulisan

 

Jangan Pakai Dummy Data

 

Data penelitian seringkali jadi hambatan dalam penelitian. Sebabnya mahasiswa biasanya sangat malas ketika turun ke lapangan ingin mencari data. Jika Anda ingin cepat-cepat solusinya jangan pakai dummy data ketika akan menulis paper. Dosen akan tahu sebuah paper penelitian menggunakan dummy data maupun data real. Jadi kami harap Anda harus pakai data real biar lebih aman.

 

Untuk mendapatkan data real bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari observasi langsung, sebar kuisoner, hingga memperoleh datanya lewat wawancara.

 

Tidak Menguasai Topik Paper yang Ditulis

 

Beberapa mahasiswa seringkali memaksakan topik yang sedang viral tapi ia tidak punya basic keilmuwan sama sekali terhadap topik yang akan ia tuliskan. Kalau Anda sama sekali tidak punya basic pengetahuan yang cukup tentang topik tersebut, kami sarankan untuk tidak ambil topiknya.

 

Saran saya untuk pakai saja topik yang sangat dekat dengan pengalaman hidup Anda karena memori pengalaman sangat berguna sekali untuk membangun argument yang kuat dalam paper ilmiah Anda.

 

Distraksi Sosial Media

 

Di era sekarang menulis dan menyelesaikan paper dengan tepat waktu itu sangat mudah. Ada banyak distraksi yang bisa mengganggu focus Anda ketika akan menulis paper ilmiah. Distraksi itu salah satunya datang dari notifikasi social media baik berupa X, Instagram, maupun Whatsapp.

 

Biar tidak menggangu tolong semenata smartphone Anda akan dimode pesawat saja dulu sampai 3 hari. Ini bermanfaat untuk detok media social dan demi menjaga fokusmu untuk menulis paper ilmiah sampai kelar. Baru setelah paper ilmiah kelar, Anda baru bisa diizinkan untuk mengaktifkan data internet di smartphone-mu lagi.

 

Jika semua hambatan itu tidak bisa kalian atasi dengan baik namun tugas paper-mu sudah sangat mepet deadline, kami sarankan untuk pakai saja layanan pembuatan paper. Anda bisa pesan saja melalui laman listing jasa pembuatan paper di Mastahtugas. Kami siap membantu menyusun paper milik mahasiswa dengan pengerjaan yang cepat dan enak untuk dibaca.